- Juli 22, 2026
IWIP Terapkan Prinsip Ekonomi Sirkular Dalam Pengelolaan Sampah Domestik Berkelanjutan
Setiap hari, PT Indonesia Weda Bay Industrial Park (IWIP) mengelola sampah domestik kategori non Bahan Berbahaya dan Beracun (non-B3) dengan menerapkan prinsip ekonomi sirkular melalui sistem terintegrasi berbasis 3R (Reduce, Reuse, Recycle). Langkah ini mencakup pemilahan dan pengolahan sampah yang berasal dari aktivitas kawasan industri maupun rumah tangga masyarakat sekitar untuk memaksimalkan pemanfaatan kembali material yang masih memiliki nilai guna.
Seiring meningkatnya aktivitas kawasan industri yang kini menampung lebih dari 80.000 tenaga kerja, volume sampah domestik pun turut meningkat. Lebih dari 20 ton sampah domestik yang terdiri atas sampah organik dan anorganik dikelola setiap hari melalui fasilitas pengelolaan sampah IWIP.
Pada tahun 2023, IWIP membangun fasilitas pengelolaan sampah domestik seluas sekitar 6.000 meter persegi. Fasilitas ini dilengkapi dengan sarana pemilahan material yang dapat didaur ulang, fasilitas komposter untuk pengolahan sampah organik, fasilitas pengolahan Refused Derived Fuel (RDF), serta fasilitas insinerator.
Dalam proses pengolahan, sampah organik seperti sisa makanan dan material hayati lainnya diproses melalui fasilitas komposter untuk menghasilkan pupuk kompos yang dapat dimanfaatkan kembali untuk mendukung penghijauan kawasan.
Sementara itu, sampah anorganik yang masih memiliki nilai guna, seperti kertas, kardus, serta material logam seperti aluminium dan besi, dipilah untuk didaur ulang agar dapat kembali masuk ke dalam rantai pemanfaatan sebagai bahan baku sekunder.
IWIP juga mengolah sampah domestik non-B3 yang masih memiliki nilai kalor menjadi Refused Derived Fuel (RDF) atau bahan bakar turunan sampah yang menjadi salah satu bentuk pemulihan energi (energy recovery) dalam mendukung upaya pengurangan emisi CO2.
Melalui penerapan prinsip ekonomi sirkular pada sampah domestik kategori sampah non B3 ini, IWIP berupaya menciptakan sistem pengelolaan sampah yang tidak hanya berfokus pada penanganan limbah, tetapi juga pada penciptaan nilai tambah melalui pemanfaatan kembali sumber daya dan pemulihan material maupun energi.