- September 25, 2025
Bank Indonesia: Weda Bay Project Dorong Pertumbuhan Ekonomi Malut
“Maluku Utara kembali mencatat pertumbuhan ekonomi tertinggi di Indonesia. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), pada triwulan II 2025, perekonomian provinsi Maluku Utara tumbuh 32,09 persen. Bank Indonesia menilai capaian ini tidak terlepas dari kontribusi sektor pertambangan dan pengolahan mineral, salah satunya kawasan industri Indonesia Weda Bay Industrial Park (IWIP) dan pertambangan Weda Bay Nickel (WBN).
Kepala Perwakilan Bank Indonesia Maluku Utara, Dwi Putra Indrawan, menjelaskan peran IWIP dan WBN dalam mendorong perekonomian daerah. “Sejak mulai beroperasi pada 2018, IWIP telah menyerap puluhan ribu tenaga kerja, di mana sekitar 75 persen di antaranya berasal dari Maluku Utara. Kehadiran IWIP dan WBN juga memicu pertumbuhan berbagai sektor usaha, mulai dari akomodasi, kuliner, hiburan, hingga jasa perbengkelan dan laundry. Dampak positif ini langsung dirasakan masyarakat sekitar,” ujarnya saat kunjungan ke kawasan Weda Bay Project, Sabtu (20/9/2025).
Deky Tetradiono, Senior External Relation Manager Weda Bay Project, menyampaikan komitmen IWIP dan WBN untuk terus berkontribusi dan memberi manfaat luas bagi daerah, baik Halteng dan Maluku Utara, hingga masyarakat, serta mendukung program hilirisasi nasional, “Melihat tren pertumbuhan ekonomi di Halmahera Tengah yang terus meningkat, kami lebih berharap agar IWIP dan WBN dapat membawa manfaat ekonomi yang luas, inklusif, dan berkelanjutan bagi masyarakat, sekaligus mendukung program hilirisasi nasional”
Sebagai informasi, IWIP dan WBN melakukan pembangunan infrastruktur untuk masyarakat, yang berperan mendorong pertumbuhan ekonomi. Infrastruktur yang memadai, seperti jalan, jembatan, dan akses transportasi, sangat penting karena memperlancar mobilitas orang dan distribusi barang, memudahkan akses ke layanan dasar, serta membuka peluang ekonomi baru.”













